Saturday, August 8, 2020

Marbot mesjid jadi profesor ?

 

Kisah hidup pak Udin seorang marbot yang bergelar professor.


pak udin dahulu panggilan prof khairuddin kini dikukuhkan sebagai Guru Besar di Bidang Ilmu Sistem Otomasi pada Fakultas Tekhnik oleh Rektor UNY Prof. Sutrisna Wibawa M.Pd.

Prof Khairudin, memiliki perjalan hidup yang unik sebelum ia mencapai gelar tertinggi di perguruan tinggi di UNY Yogyakarta. Karena dulu sang professor kelahiran Tegal ini adalah seorang marbot mesjid .

Nama Muhammd  Khairudin ini cukup asing ditelinga masyarakat kita, Tapi rasanya mungkin tidak oleh warga Balapulang Wetan, Tegal atau di Fakultas Jurusan Teknik di UNY Yogyakarta.

Semasa kuliah, pak udin tinggal di masjid dan mengurus Masjid Al-Amin , keseharian dia Marbot dan berjualan tempe.

Setiap pagi setelah subuh, pakm udin mengayuh sepeda mengambil tempe mochlar dan berkeliling bejualan .

Setelah itu, kembali ke masjid untuk membersihkan masjid, lalu mengayuh sepeda nya ke kampus kurang lebih 5 kilometer. terkadang malam sehabis isya dia mengantarkan Tempe ke langganannya.

Terkadang sepulang kuliah ia mengajarkan mengaji anak anak di masjid tersebut.

Ia lulus dengan predikat cumlaude, dan meneruskan kuliah S2 nya di ITS, Dan kemudian menikah. Setelah menikah ia tidak lagi tinggal di masjid itu. Tapi menurut kabar yang terdengar dia tinggal di Bantul. 

Dan kini ia mendapat gelar professor di Usia yang tergolong muda, keahliannya dibidang robotik tidak diragukan lagi dengan banyaknya penelitian dibidang robotik.










0 comments:

Post a Comment